Senin, 23 Maret 2015

TUGAS BAHASA INGGRIS 2

CONDITIONAL SENTENCE TYPE I, TPYE II AND TYPE III

Conditional Sentence atau disebut Kalimat pengandaian adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi seperti yang diharapkan.

Conditional sentence terdiri dari dua klausa, yaitu:
Main Clause (Induk Kalimat) dan IF Clause.
Letak main clause bisa di depan maupun di belakang IF Clause. Perbedaan letak ini tidak mempengaruhi arti.

Ada beberapa tipe Conditional Sentence, yaitu:

1.      Conditonal Sentence Type I
Conditional sentence type pertama ini dapat digunakan untuk membuat sebuah kalimat bersyarat yang masih masih memungkinkan sekali untuk dicapai syaratnya karena baru akan terjadi pada masa yang akan datang.

Rumus Conditional Sentence Type I:

If + Simple Present Tense,  will + verb-I.

Contoh:
ü  If  pipit late again, i will be mad.
ü  If you eat less sugar, you will lose weight.
ü  If you don’t have to work as hard, you’ll have a lot more free time.
ü  If you walk to work every day, you’ll stay in shape without joining a gym.

2.      Conditonal Sentence Type II
Conditional sentence tipe kedua ini dapat digunakan untuk menunjukkan suatu kalimat bersyarat yang kemungkinan terpenuhinya akan sulit.

Rumus Conditional Sentence Type I:

If + Past Tense,  would + verb-I.

Contoh:
v  If she fell, she would hurt herself.
v  If i married minho, i would be happy.
v  If you went to bali, what would you do?

3.      Conditonal Sentence Type III
Conditional sentence type ketiga ini digunakan untuk menunjukkan kalimat bersyarat yang tidak mungkin dipenuhi karena masanya sudah lampau.

Rumus Conditional Sentence Type I:

If + Past Perfect,  would have + verb-III.

Contoh:
§  If you had worker harder, you would have passed your exam.
§  If my mother had been here, i would have been happy.
§  If i had seen rina, i would have told her.

Sumber: